Gejala Trombositopenia. Seseorang yang mengidap trombositopenia dalam tahap yang ringan umumnya tidak menunjukkan gejala apa pun. Jika ada gejala, biasanya yang kerap muncul adalah perdarahan. Kondisi perdarahan dapat terjadi di luar maupun di dalam tubuh dan terkadang sulit dihentikan, contohnya mimisan atau gusi berdarah.
Fungsinya sama yaitu untuk menghentikan dan mengurangi pendarahan akibat mimisan. Obat ini bekerja dengan cara mempercepat proses penggumpalan darah. Sehingga pendarahan hidung yang disebabkan mimisan dapat berhenti. Tetapi ingat, untuk obat yang ini, Bunda tidak diperbolehkan sembarang mengonsumsi. Harus ada resep dari dokter untuk penggunaannya.
Epitaksis atau yang sering disebut mimisan, merupakan suatu pendarahan yang keluar dari saluran hidung. Mimisan sering terjadi pada beberapa kasus sembuh secara sewaktu, dan melainkan 6% saja kasus yang memerlukan tindakan intervensi secara medis (Marbun, 2017). e. Konjungtivitis
Penyebab mimisan pada orang dewasa atau epistaksis terjadi ketika pembuluh darah di dalam hidung pecah sehingga darah mengalir keluar melalui lubang hidung atau ke dalam tenggorokan. Tidak seperti ingus yang umumnya kental dan mudah dikendalikan, pada mimisan, darah akan terus keluar jika tak dihentikan dari sumber pendarahannya.
Tindakan yang bisa dilakukan untuk mengatasi ingus berdarah atau mimisan harus disesuaikan dengan penyebab dari keluhan tersebut. Contoh, penyebab Anda mengalami ingus berdarah adalah trauma. Maka, cara mengatasi ingus bercampur darah adalah sebagai berikut: Duduk tegak dengan posisi kepala lebih tinggi dari dada.
Namun, pembuluh darah di hidung orang dewasa umunya lebih kuat atau normal, sehingga jarang sekali mengalami mimisan setelah menggaruk atau menggesek hidung. 4. Sering mengorek lubang hidung. Mengorek lubang hidung atau mengupil juga dapat mengakibatkan pendarahan. Mengorek upil dari hidung terlalu keras juga berpotensi menjadi penyebab mimisan.
8GQZs.
pendarahan dari hidung atau mimisan tts