AA A. JAKARTA - Rekaman suara pembacaan teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia (RI) kerap diputar di radio, televisi, atau media lainnya. Suara itu jelas terdengar milik Soekarno yang kemudian diangkat menjadi Presiden Pertama RI. Namun apakah perekaman itu dilakukan langsung saat Soekarno membacakan teks proklamasi pada 17 Agustus 1945? TikTokvideo from Tiff_yeay (@si_luwesceria): "Pembacaan teks Proklamasi dalam rangka merayakan HUT RI ke-76. #teksproklamasi #proklamasi #merahputih #hutri #HutRI76 #merdeka". suara asli - Tiff_yeay. EditorJihad Akbar. Pembacaan teks proklamasi menjadi salah satu agenda dalam peringatan hari kemerdekaan Indonesia. Teks proklamasi pertama kali dibacakan Soekarno, didampingi Muhammad Hatta, pada 17 Agustus 1945. Seiring berjalannya waktu, sering diperdengarkan rekaman suara Presiden Pertama RI Soekarno tengah membacakan teks Pembacaanteks proklamasi menjadi awal baru era perlawanan diplomatik dan bersenjata dari Revolusi Kemerdekaan Indonesia. Video itu viral setelah diunggah ulang oleh akun Instagram, @lagi.viral. Lihat Lainnya . July, 30 2022. Sule Terciduk Bengong Dengan Tatapan Kosong Sendirian, Warganet Kasihan. Pembacaanteks proklamasi bersama Satpol PP, Tokoh masyarakat, PPSU, Karang Taruna & Pengelola RPTRA Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Ut 0views, 0 likes, 0 loves, 0 comments, 0 shares, Facebook Watch Videos from Tribun Ternate: TRIBUN-VIDEO.COM - Inilah cerita di balik momen bersejarah bagi Indonesia. Teks Proklamasi Kemerdekaan Tribun Ternate - Momen Sebelum Pembacaan Teks Proklamasi, Ir Soekarno Alami Sakit Gejala Malaria Tertiana Fpzcak. Jakarta - Hari proklamasi pada 17 Agustus 1945 menjadi simbol kemerdekaan Republik Indonesia. Tidak mengherankan bila pada perayaan HUT RI, suara rekaman Soekarno kala membaca teks proklamasi kerap balik suara rekaman Soekarno yang berputar pada momen Agustusan, ternyata ada cerita tersendiri di dalamnya. Faktanya, suara ikonik Soekarno tersebut bukan direkam real time atau pada saat Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus Desakan RRIMenurut catatan sejarah, rekaman pembacaan teks proklamasi yang kerap diperdengarkan saat ini adalah rekaman ulang yang dibuat pada akhir tahun 1951. Tepatnya, enam tahun setelah Indonesia Boli Sabon Max dalam buku Mengenal Indonesia, suara tersebut direkam di salah satu studio Radio Republik Indonesia RRI yang beralamat di Jalan Medan Merdeka Barat 4-5, Jakarta Pusat. Perekaman ulang ini terwujud atas prakarsa dari salah satu pendiri RRI yang bernama Jusuf Ronodipuro."Rekaman tersebut merupakan satu-satunya dokumen audio otentik seputar pembacaan teks proklamasi," demikian keterangan dalam buku lain dalam buku Konflik di Balik Proklamasi yang ditulis St Sularto dan Dorothea Rini Yunarti menambahkan, proses perekaman suara tersebut merupakan usaha dari Jusuf. Ia mendatangi Soekarno dan mendesaknya untuk membacakan ulang naskah Bung Karno menolak usulan tersebut. Beliau beranggapan, teks proklamasi hanya dapat dibaca sekali pada hari proklamasi dan tidak diulangi Jusuf yang bersikukuh pada pendiriannya mengatakan sebaliknya. Hal tersebut justru dilakukan untuk kepentingan sejarah terutama bagi generasi muda."Jusuf Ronodipuro membujuk Karno untuk melakukan rekaman yang pada mulanya ditolak. Teks proklamasi itu hanya sekali dan tidak diulang lagi, tukas Bung Karno," sebagaimana dikutip dari Asvi Warman Adam dan Jesaias Frederik Hendrik Albert Court dalam Identitas untuk akhirnya, master rekaman lantas dikirim ke Lokananta untuk digandakan dan disebarluaskan ke seluruh PerlengkapanUsut punya usut, suara gagah Soekarno kala membacakan naskah pada hari proklamasi tidak bisa langsung direkam saat di tempat. Pasalnya, Rhien Soemohadiwidjojo dalam buku Bung Karno Sang Singa Podium mengatakan, ada kendala mati listrik hingga peristiwa bersejarah tersebut gagal diabadikan dalam bentuk rekaman audio secara real time."Pada saat teks naskah proklamasi dibacakan oleh Bung Karno, waktu itu tidak ada yang merekam suara ataupun video, yang ada hanyalah dokumentasi foto," tulis buku lagi, peralatan yang tersedia hanya seadanya pada saat teks proklamasi dibacakan. Jusuf Ronodipuro sendiri mengaku, suara Soekarno tidak terekam karena alat rekamannya tidak dalam kondisi yang dokumentasi foto saat proklamasi kemerdekaan diabadikan oleh Frans Soemarto Mendoer. Frans juga menyembunyikan negatif poto bersejarah tersebut di dekat sebuah pohon di halaman belakang Kantor Harian Asia ada 3 momen yang berhasil diabadikan Frans. Ketiganya yakni, saat Bung Karno membacakan naskah proklamasi, penaikan bendera pusaka, dan suasana pemuda yang hadir saat pengibaran negatif foto peristiwa bersejarah hari proklamasi tersebut sudah tidak dapat ditemukan lagi. Rhien Soemohadiwidjojo berasumsi, negatif foto tersebut turut hancur bersama dengan dokumentasi milik Kantor Berita Antara yang dibakar pada peristiwa 1965. Simak Video "Putri Ariani Diminta Jokowi Tampil di Upacara HUT ke-78 RI " [GambasVideo 20detik] rah/pal

download video pembacaan teks proklamasi